Home Opini Jangan Sekali-kali Membanggakan Nasab

Jangan Sekali-kali Membanggakan Nasab

by Abdul Wahid Tamimi
Gus Baha dan Lora Ismael al-Kholili

Beberapa orang pernah berkata pada saya, “Kamu tau, ga?. Mbahku ternyata orang besar, lho!.”, “Aku aslinya keturunan raja, lho!”, “Bapakku ternyata habib, lho!.”, dan semacamnya.

Lalu, nalar saya bekerja. Pertanyaan akan apa maksud dan tujuan dari ucapan mereka terus muncul dan memutari pikiran saya setiap harinya.

Saya teringat kisah dari 2 ulama junjungan generasi saat ini, R. KH. Muhammad Ismael Amin al-Kholili (Lora Ismael) dan KH. Bahauddin Nur Salim (Gus Baha). Kedua ulama ini memang sedang naik daun karena kepribadiannya yang sangat rendah hati dan membumi.

Baca Juga:  Santri dan Hakikat Toleransi

Related Posts

Leave a Comment