Al-Kharawizmi turut membantu menghitung dalam penggunaan hitungan Hindu-Arab seperti 1,2,3,4,5 dan seterusnya hingga Romawi. Saat itu, pada umumnya angka Romawi yang digunakan oleh orang Europa dan timur tengah seperti I, II, III, IV dan seterusnya.
Namun perhitungan yang disukai oleh orang-orang ialah penggunaan hitungan Hindu-Arab, karena lebih mudah dihitung dalam bidang matematika, karena system basis-10. Dimana orang-orang dapat menghitung angka dengan mudah hingga angka yang lebih tinggi.
Dan juga Al-Khawarizmi merupakan tokoh yang menemukan angka nol. Dari jasa tersebut, banyak para ilmuan bahwa angka 0 pada angka 105 merupakan menunjukan tidak ada kelipatan 10 dalam angka ini
PROGRESIF EDITORIAL - Wayang bukan sekadar seni pertunjukan biasa; ia adalah cerminan panjang peradaban Nusantara.…
PROGRESIF EDITORIAL - Hari Jumat bagi umat Muslim ibarat jendela emas menuju keberkahan. Salah satu…
PROGRESIF EDITORIAL - Malam adalah waktu di mana kita melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia dan…
PROGRESIF EDITORIAL - Pada hakikatnya, Sumpah Pemuda bukanlah sekadar tiga poin ikrar yang dibacakan pada…
PROGRESIF EDITORIAL - Konsep Jihad fi Sabilillah (Arab: جهاد فِي سَبِيلِ اللَّهِ) sering kali disalahpahami,…
PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 22 Oktober, denyut semangat Hari Santri selalu terasa istimewa. Pada…