Dua Idris, Dzuriyyah Rasulullah Pendiri Maroko

by Abdul Wahid Tamimi
1 minutes read

Idris yang tertekan saat itu bergegas pergi dari Madinah menuju Fez, sebuah wilayah di Maroko. Pelariannya tak mudah, ia terpaksa menyamar menjadi pria miskin atau budak untuk menghindari ancaman pembunuhan.

Sesampainya di sana, Idris bersama suku Berber mendirikan Kesultanan Idrisiah yang menandai awal sejarah modern Maroko. Idris mengembangkan kesultanan yang ia dirikan menjadi salah satu kekuatan Islam di Afrika.

Idris menikah dengan Kenza bin Ishaq al-Awrabi. Dari pernikahan tersebut, lahirlah Idris II. Sayangnya, Idris tak bisa melihat kelahiran putranya karena ia telah wafat beberapa waktu sebelumnya.

Idris II melanjutkan perjuangan sang ayah dengan menaklukkan wilayah strategis di Afrika Utara serta membangun banyak peradaban Islam baru di sana. Di tangannya, Maroko tumbuh menjadi negara yang disegani. Bahkan, negara di wilayah Mediterania mewaspadainya.

Idris II memiliki beberapa istri. Dari mereka, lahirlah 12 putra yang melahirkan penguasa dan ulama besar yang tersebar di negara-negara Islam hingga saat ini. Sebut saja Muhammad al-Idrisi (penemu globe), Abuya Muhammad al-Maliki, keluarga al-Ghumari, dan lain sebagainya.

Related Posts

Secret Link