Setelah pemberontakan itu, pusat Kerajaan Demak dipindah ke Pajang dengan Jaka Tingkir sebagai rajanya. Sementara itu Demak dijadikan daerah Kadipaten dengan anak Sunan Prawoto yang menjadi adipatinya.
Dalam kepemimpinannya sebagai raja, Jaka Tingkir mengangkat rekan-rekan seperjuangannya dalam struktur pemerintahan. Mas Manca diangkat menjadi patih bergelar Patih Mancanegara, sementara Mas Wila dan Ki Wuragil dijadikan menteri berpangkat ngabehi.
Memerintah mulai 1568 M dengan gelar Sultan Hadiwijaya, Joko Tingkir berhasil mengantarkan Kerajaan Pajang menuju puncak kejayaan. Bahkan, selama masa kepemimpinan Joko Tingkir, wilayah Kerajaan Pajang mencapai Madiun, Blora, dan Kediri.
ROGRESIF EDITORIAL - Sejarah masuknya Islam ke Nusantara selalu menarik untuk diulik, terutama ketika kita…
PROGRESIF EDITORIAL - Mempelajari kehidupan Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang spiritualitas dan akhlak, tetapi…
PROGRESIF EDITORIAL - Ketika sakit gigi menyerang, rasa nyeri yang hebat seringkali membuat kita bingung…
PROGRESIF EDITORIAL - Kekalahan telak di Perang Badar meninggalkan luka yang amat dalam bagi kaum…
PROGRESIF EDITORIAL - Batik itu lebih dari sekadar kain ia adalah seni berjalan dari Indonesia.…
PROGRESIF EDITORIAL - Siapa sih yang tidak kenal Ibnu Khaldun? Meskipun namanya mungkin tidak sepopuler…