Selama hidupnya, KH. Hasan menikah sebanyak 7 kali. Namun, ia tak pernah melanggar syariat dengan tetap memiliki 4 istri. Sehingga, ketika salah satu istrinya meninggal, KH. Hasan baru menikah lagi dengan wanita lain.
KH. Hasan memiliki 3 orang putra dari pernikahannya, yaitu KH. Achmad Nachrowi Syamsuri (Nun Syamsuri), KH. Asnawi (Nun Asnawi), dan KH. Muhammad Hasan Saifurrizal (Nun Aksan). Dari ketiga putranya, tinggal bungsunya yang akan meneruskan perjuangan ayahnya. Kedua kakaknya telah wafat mendahului ayahnya.
Dari ketiga putranya, lahirlah banyak ulama dan wali besar seperti KH. Abdul Jalil Nachrowi (Nun Abdul Jalil), KH. Sholeh Abdul Kalim Nachrowi (Nun Kalim), KH. Achmad Tuhfah Nachrowi (Nun Tuhfah), KH. Muhammad Hasan Saiful Islam (Nun Bing), KH. Muhammad Hasan Abdel Barr (Nun Bang), dan masih banyak lagi.
KH. Hasan wafat di Genggong pada tahun 1955 dan dimakamkan di dalam pesantren. Hingga kini, makamnya masih sangat ramai dikunjungi peziarah.
Setelah kematiannya, pesantren dikelola oleh keluarga KH. Muhammad Hasan Saifurrizal. Saat ini, pesantren tersebut telah memiliki area yang sangat luas dan santri dari berbagai penjuru Indonesia, bahkan dunia.
PROGRESIF EDITORIAL - Doa dan ampunan bagi mereka yang telah berpulang merupakan salah satu amalan…
PROGRESIF EDITORIAL - Pernah dengar nama Jabir Ibnu Hayyan? Kalau belum, kenalan yuk! Beliau ini…
PROGRESIF EDITORIAL - Setiap peserta lomba tentu memiliki harapan besar untuk meraih kemenangan dan menjadi…
PROGRESIF EDITORIAL - Ketua Umum PBNU dari 1956 hingga 1984, KH Idham Chalid akan menghiasi…
PROGRESIF EDITORIAL - Pada saat sedang lapar kita pastinya ingin segera menyantap makanan yang sudah…
PROGRESIF EDITORIAL - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu tradisi penting yang dilaksanakan…