Categories: Seputar Islam

Masya Allah! Inilah Cara Meredam Amarah Sesuai Ajaran Rasulullah

إِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ  وَهُوَ قَائِمٌ فَلْيَجْلِسْ، فَإِنْ ذَهَبَ عَنْهُ الْغَضَبُ، وَإِلاَّ فَلْيَضْطَجِعْ

“Bila salah satu di antara kalian marah saat berdiri, maka duduklah. Jika marahnya telah hilang (maka sudah cukup). Namun jika tidak lenyap pula, maka berbaringlah.” (HR. Abu Daud)

Selain diam dan berganti posisi, sebaiknya cobalah untuk coba mengambil air wudhu. Air wudhu selain berfungsi untuk membersihkan diri juga memiliki manfaat untuk membersihkan hati.

Ketika mengambil air wudhu, bisa saja kita lupa dengan hal-hal buruk yang ingin kita lakukan ketika sedang marah.

Emosi marah merupakan sifat setan, setan berasal dari api. Untuk meredakan api hendaknya basuh dengan air, yaitu air wudhu. Hal ini sesuai dengan hadits nabi yang berbunyi :

إِنَّ الْغَضَبَ مِنْ الشَّيْطَانِ وَإِنَّ الشَّيْطَانَ خُلِقَ مِنْ النَّارِ وَإِنَّمَا تُطْفَأُ النَّارُ بِالْمَاءِ فَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَتَوَضَّأْ

“Sesungguhnya amarah itu dari setan, dan setan diciptakan dari api. Api akan padam dengan air. Apabila salah seorang dari kalian marah, hendaknya berwudhu.” (HR. Abu daud)

Nah, dengan menjalankan opsi-opsi diatas sobat santri bisa meredam amarah. Sekedar tambahan yaitu dengan merenungkan bahwa manusia semuanya akan berakhir di dalam kubur sobat santri akan menjadi lebih zuhud di dunia.

Ada baiknya kita selalu menyibukan pikiran dan hati kita dengan hal-hal yang positif ataupun hal yang mubah seperti menonton video lucu, melukis kaligrafi, ya lebih-lebih menyimak Kajian Rutin Senin Abah Ali di youtube channel Progresif TV.

Sehingga emosi marah sudah tidak punya tempat lagi di hati kita. 

Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk berbuat kebaikan dan dijadikan orang yang sabar oleh Allah SWT. Tidak lupa shalawat dan salam semoga tetap tercurah limpahkan pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

Aamiin..

Page: 1 2 3

Farrel Dimas Saputra

Recent Posts

Wayang: Perjalanan Abadi dari Roh Leluhur hingga Panggung Akulturasi

PROGRESIF EDITORIAL - Wayang bukan sekadar seni pertunjukan biasa; ia adalah cerminan panjang peradaban Nusantara.…

6 months ago

Sandi Rahasia Jumat: Menggenggam Cahaya Abadi dan Tameng dari Fitnah Akhir Zaman

PROGRESIF EDITORIAL - Hari Jumat bagi umat Muslim ibarat jendela emas menuju keberkahan. Salah satu…

6 months ago

Investasi Malam Terbaik: Mengapa Surah Al-Mulk Adalah “Perisai Tidur” bagi Setiap Muslim

PROGRESIF EDITORIAL - Malam adalah waktu di mana kita melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia dan…

6 months ago

Sumpah Pemuda: Bukan Sekadar Ikrar, Tapi Proklamasi Jiwa yang Menyatukan Nusantara

PROGRESIF EDITORIAL - Pada hakikatnya, Sumpah Pemuda bukanlah sekadar tiga poin ikrar yang dibacakan pada…

6 months ago

Jihad fi Sabilillah: Perjuangan Melawan Hawa Nafsu hingga Menegakkan Kebaikan

PROGRESIF EDITORIAL - Konsep Jihad fi Sabilillah (Arab: جهاد فِي سَبِيلِ اللَّهِ) sering kali disalahpahami,…

6 months ago

Semangat Santri di Tahun 2025: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia

PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 22 Oktober, denyut semangat Hari Santri selalu terasa istimewa. Pada…

6 months ago