Categories: Tokoh

Mengenal 7 Putra Hebat dari Sidogiri

  1. KH. Muhammad Cholil Nawawi

Lahir pada 1925, KH. Muhammad Cholil Nawawi adalah putra satu-satunya KH. Nawawi Noerhasan dari istri kedua, Hj. Nazhifah yang berasal dari Tampung.

Nama Muhammad Cholil diberikan langsung oleh Syaikhona R. KH. Muhammad Kholil. Bahkan, Syaikhona mengatakan pada KH. Nawawi Noerhasan bahwa putranya akan menjadi penerus dirinya.

Benar saja, KH. Muhammad Cholil Nawawi sejak kecil sudah memiliki keistimewaan. Ia dapat melihat sebuah kejadian besar akan atau telah terjadi, walaupun terletak sangat jauh dari matanya. Ia dapat mengetahui kabar kematian Syaikhona walaupun jarak Bangkalan dengan Pasuruan sangat jauh.

KH. Muhammad Cholil Nawawi tumbuh menjadi seorang dengan jiwa kepemimpinan yang kuat. Walaupun ia bukan putra mahkota, namun ia didapuk menjadi pengasuh Pesantren Sidogiri setelah wafatnya KH. Abdul Adzim Oerip pada 1959.

KH. Muhammad Cholil Nawawi dikenal sangat senang bersedekah, namun menangis setiap kali diberi imbalan. Ketika ditanya tentang alasannya, ia menjawab,

“Saya takut balasan Allah SWT itu diberikan pada saya di dunia saja. Sementara, di akhirat nanti saya tidak mendapatkan balasan apapun.”

KH. Muhammad Cholil Nawawi sangat istiqomah dalam shalat berjamaah. Bahkan, KH. Muhammad Cholil Nawawi tetap memaksa ikut shalat berjamaah di tengah sakitnya yang parah.

Hingga akhirnya, KH. Muhammad Cholil Nawawi wafat pada 1977 di usia 52 tahun. Ia wafat saat berwudhu sebelum Shalat Tarawih. Walaupun tak meninggalkan anak, ia meninggalkan banyak ilmu melalui buku yang saat ini disimpan dalam Perpustakaan Sidogiri.

Page: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Abdul Wahid Tamimi

Share
Published by
Abdul Wahid Tamimi

Recent Posts

Wayang: Perjalanan Abadi dari Roh Leluhur hingga Panggung Akulturasi

PROGRESIF EDITORIAL - Wayang bukan sekadar seni pertunjukan biasa; ia adalah cerminan panjang peradaban Nusantara.…

6 months ago

Sandi Rahasia Jumat: Menggenggam Cahaya Abadi dan Tameng dari Fitnah Akhir Zaman

PROGRESIF EDITORIAL - Hari Jumat bagi umat Muslim ibarat jendela emas menuju keberkahan. Salah satu…

6 months ago

Investasi Malam Terbaik: Mengapa Surah Al-Mulk Adalah “Perisai Tidur” bagi Setiap Muslim

PROGRESIF EDITORIAL - Malam adalah waktu di mana kita melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia dan…

7 months ago

Sumpah Pemuda: Bukan Sekadar Ikrar, Tapi Proklamasi Jiwa yang Menyatukan Nusantara

PROGRESIF EDITORIAL - Pada hakikatnya, Sumpah Pemuda bukanlah sekadar tiga poin ikrar yang dibacakan pada…

7 months ago

Jihad fi Sabilillah: Perjuangan Melawan Hawa Nafsu hingga Menegakkan Kebaikan

PROGRESIF EDITORIAL - Konsep Jihad fi Sabilillah (Arab: جهاد فِي سَبِيلِ اللَّهِ) sering kali disalahpahami,…

7 months ago

Semangat Santri di Tahun 2025: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia

PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 22 Oktober, denyut semangat Hari Santri selalu terasa istimewa. Pada…

7 months ago