Categories: Opini

Pesantren Wajib Melawan Demoralisasi, Jangan Sampai Terbawa Arus!

Pertama, hingga penghujung tahun ini, terdapat banyak sekali kelaliman besar yang dilakukan di dalam pesantren.

Mulai dari perundungan, pelecehan, hingga pembunuhan. Hal tersebut jelas mencoreng nama baik pesantren di mata umat. Sehingga, kepercayaan umat untuk menyekolahkan anaknya di pesantren berkurang secara signifikan.

Oke, memang ada yang berdalih bahwa itu semua bertujuan untuk melatih mental seorang santri. Tapi, ketahuilah bahwa kekuatan mental setiap manusia itu berbeda. Ada yang sabar dan tenang, ada juga yang tidak bisa menerima secara mutlak.

Masalah lainnya adalah kelaliman tersebut dilakukan oleh santri senior yang harusnya menjadi teladan bagi adiknya. Padahal, dimanapun generasi muda berada, mereka membutuhkan teladan dari yang sudah berpengalaman.

Page: 1 2 3 4 5

Abdul Wahid Tamimi

Recent Posts

Lisan Berhias Surga: Inilah Dzikir Paling Dicintai Allah

PROGRESIF EDITORIAL - Dalam ibadah harian, dzikir atau mengingat Allah merupakan amalan ringan yang memiliki…

6 months ago

Menghayati Adab Santri: Pilar Kehidupan di Pesantren

PROGRESIF EDITORIAL - Kehidupan seorang santri tidak hanya diisi dengan hafalan dan kajian kitab, tetapi…

6 months ago

10 November: Api yang Tak Pernah Padam di Jantung Surabaya

PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 10 November, seluruh Indonesia mengheningkan cipta, bukan sekadar untuk upacara…

6 months ago

Adab Berbicara dengan Orang yang Lebih Tua dalam Islam: Menabur Hormat dan Kasih Sayang

PROGRESIF EDITORIAL - Berinteraksi dengan orang yang lebih tua, terutama dalam konteks ajaran Islam, bukan…

6 months ago

Warisan Abadi: Jejak Kebudayaan Islam di Nusantara

PROGRESIF EDITORIAL - Penyebaran Islam di Nusantara (Indonesia) tidak hanya membawa perubahan keyakinan, tetapi juga…

6 months ago

Bawang Putih: Antara Manfaat Ajaib dan Adab Beribadah

PROGRESIF EDITORIAL - Bawang putih disebut dalam Al-Qur'an sebagai salah satu jenis makanan, yang secara…

7 months ago