Selanjutnya, cucu Juneid yang bernama Shah Esmail bin Heydar ash-Shafawi mendirikan Kesultanan Safawi pada 1501 dan memusatkan pemerintahannya di Tabriz, sebuah wilayah di Iran barat. Tidak hanya itu, ia juga menyebarkan ajaran Syiah di penjuru wilayah kekuasaannya dengan berbagai cara hingga tak jarang melakukan teror dalam menguasai wilayah dan menyebarkan ajaran Syiah di sana.
Safawi juga tak kalah cepat dalam perluasan wilayah. Di masa pemerintahan Zellollah Shah Abbas bin Mohammad al-Akbar, Safawi menanam pengaruhnya hingga Asia Tengah dan India barat. Perkembangan yang begitu cepat ini akan menimbulkan persaingan antara kedua kesultanan.
PROGRESIF EDITORIAL - Wayang bukan sekadar seni pertunjukan biasa; ia adalah cerminan panjang peradaban Nusantara.…
PROGRESIF EDITORIAL - Hari Jumat bagi umat Muslim ibarat jendela emas menuju keberkahan. Salah satu…
PROGRESIF EDITORIAL - Malam adalah waktu di mana kita melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia dan…
PROGRESIF EDITORIAL - Pada hakikatnya, Sumpah Pemuda bukanlah sekadar tiga poin ikrar yang dibacakan pada…
PROGRESIF EDITORIAL - Konsep Jihad fi Sabilillah (Arab: جهاد فِي سَبِيلِ اللَّهِ) sering kali disalahpahami,…
PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 22 Oktober, denyut semangat Hari Santri selalu terasa istimewa. Pada…