Bawean/ Foto Disbudpar Gresik
Terletak 135 kilometer di utara Pulau Jawa, Pulau Bawean menyimpan segala keindahan alam dan tradisi keislaman. Dapat dikatakan, 100% penduduk Bawean beragama Islam. Bahkan, pengaruh ulama Bawean tersebar hingga kemana-mana, mulai dari Sidogiri hingga ke Makkah.
Islam dibawa ke Bawean bersamaan dengan penyebaran Islam di Jawa. Banyak sekali ulama yang datang dari berbagai penjuru Nusantara untuk berdakwah di sana. Sebut saja Sunan Bonang, Nyai Waliyah Zainab, hingga Maulana Umar Mas’ud. Belum lagi para ulama dan bangsawan dari Melayu, Banjar, dan Bugis yang datang meneruskan perjuangan para ulama sebelumnya.
Peninggalan keislaman Bawean menyebar dengan sangat merata di sana. Mulai dari makam, pesantren, dan kebudayaan masyarakat sehari-hari. Bahkan, walaupun makam Sunan Bonang yang ada di Bawean jarang dikunjungi, konon katanya makam itulah yang asli. Wallahu a’lam.
PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…
PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…
ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…
PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…
PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…
PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…