Paralimpiade 2024/freepik
PROGRESIF EDITORIAL – Paralimpiade merupakan event olahraga terbesar kedua di dunia setelah Olimpiade. Ajang ini diselenggarakan khusus untuk atlet dengan berbagai jenis disabilitas, termasuk disabilitas fisik, gangguan penglihatan, dan disabilitas intelektual yang pertama kali dilaksanakan di Roma, Italia tahun 1960. Paralimpiade Paris 2024 akan segera bergulir pada 28 Agustus hingga 8 September 2024 mendatang. Ajang olahraga terbesar bagi atlet difabel ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di kota Paris, Prancis Sebanyak 4.400 atlet dari berbagai negara akan berlaga di 23 cabang olahraga yang dipertandingkan
Tidak jauh berbeda dan juga tidak kalah meriah, Upacara pembukaan Paralimpiade Paris 2024 akan digelar secara monumental di luar stadion, tepatnya di Place de la Concorde dan Champs-Elysees. Parade pembukaan akan melibatkan hingga 184 delegasi dari seluruh dunia[4]. Pemilihan lokasi ini memiliki makna simbolis yang kuat, menunjukkan komitmen kota Paris dalam mengakomodasi para penyandang disabilitas.
Indonesia mengirimkan kontingen terbesar sepanjang sejarah keikutsertaannya dalam Paralimpiade, dengan total 35 atlet yang akan berlaga di 10 cabang olahraga yang terdiri dari
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, telah secara resmi mengukuhkan dan melepas Kontingen Indonesia ke Paralimpiade 2024 Paris. Persiapan telah dilakukan dengan matang, meliputi pengecekan fisik dan mental atlet, serta penyediaan peralatan yang memadai untuk pemusatan latihan nasional.
Keikutsertaan Indonesia di Paralimpiade Paris 2024 membawa harapan besar bagi bangsa. Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, kontingen Indonesia diharapkan dapat membawa pulang hasil yang membanggakan. National Paralympic Commitee (NPC) Indonesia mengumumkan tahun ini Indonesia menargetkan 2 medali emas. Terlebih lagi, terdapat peningkatan jumlah atlet yang berpartisipasi menunjukkan optimisme tinggi terhadap prestasi yang dapat diraih. Mari kita doakan, semoga para delegasi Indonesia dapat memberikan prestasi terbaiknya, Amin YRA!
PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…
PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…
ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…
PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…
PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…
PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…