Gaya hidup sehat ala Rasulullah SAW : Yang patut kita tiru

PROGRESIF EDITORIAL – Di zaman sekarang hampir semua orang memiliki aktivitas padat di setiap harinya. Hal ini membuat banyak orang lalai dengan kesehatannya. Kesibukan itu tidak diimbangi dengan pola hidup sehat dan baik. Untuk menjaga kondisi tubuh tetap prima, sudah saatnya harus sadar akan pentingnya kesehatan melalui pola hidup sehat.

Faktanya, pola hidup sehat sudah ada dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW sejak lama. Apalagi kesehatan tubuh termasuk poin penting dalam ajaran Islam. Dengan tubuh yang sehat dapat membuat seseorang bisa menjalani aktivitas serta ibadah dengan jiwa baik dan pikiran seimbang. Menjadi sosok teladan seluruh umat manusia, berikut ini pola hidup sehat Nabi Muhammad SAW yang patut ditiru.

Gaya Hidup Sehat ala Rasulullah SAW:

1. Bangun Tidur Sebelum Subuh

Nabi Muhammad SAW memiliki kebiasaan bangun sebelum waktu subuh. Itu sebagaimana disebutkan dalam buku Zikir Obat Hati karya Muhammad Akrom. Selain menyehatkan, kebiasaan itu membawa banyak keberkahan. Dengan bangun lebih awal, beliau dapat menyiapkan diri secara tenang dan fokus sebelum menjalani berbagai aktivitas. Selain itu, bangun sebelum subuh juga memberi kesempatan untuk menunaikan salat sunah qobliyah subuh, sekaligus persiapan untuk menunaikan shalat Subuh.

2. Menikmati Udara Pagi Hari

Dalam buku Begini Caranya Hidup Sehat ala Para Nabi, Aimmatun Nisak menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan menghirup udara pagi yang segar. Udara pagi dikenal dengan kesegarannya, masih bebas dari polusi dan zat-zat yang mencemari, sehingga kadar oksigennya masih murni dan bersih. Menghirup udara pagi sangat baik untuk tubuh. Sebab, udara yang bersih dapat memberikan energi baru dan meningkatkan vitalitas, yang membuat kita lebih siap menjalani hari.

3. Tidak Makan Berlebihan

Rasulullah SAW mengajarkan untuk tidak makan secara berlebihan. Prinsip ini dikenal dalam Islam sebagai idkhal at-tha’am ala at-tha’am, yang berarti menghindari makan berlapis-lapis atau terus-menerus meskipun perut sudah penuh. Mengonsumsi makanan secara berlebihan, terutama setelah kenyang, dapat membahayakan kesehatan. Berbagai jenis makanan yang bercampur dalam perut berpotensi memicu munculnya penyakit. Dengan demikian, mengatur pola makan dan berhenti makan sebelum kenyang adalah langkah bijak untuk menjaga kesehatan.

4. Menjaga Kebersihan

Mengutip buku Hikmah Kisah Nabi dan Rasul yang disusun oleh Ridwan Abdullah Sani dkk, salah satu ajaran yang pertama kali disampaikan dalam Islam adalah pentingnya menjaga kebersihan, termasuk kebersihan pakaian. Seorang muslim dianjurkan untuk selalu merawat kebersihan tubuh dan pakaiannya sebagai bagian dari keimanan. Perintah menjaga kebersihan bukan hanya tuntutan fisik, melainkan juga sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Selain itu, Rasulullah SAW juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tempat tinggal karena Allah SWT menyukai hal-hal yang bersih dan baik.

5. Waktu dan Cara Tidur Rasulullah SAW

Rasulullah SAW memiliki kebiasaan tidur di awal malam. Rasulullah SAW tidur dengan memejamkan mata, namun hatinya tetap terjaga. Beliau tidak pernah dibangunkan oleh orang lain, karena selalu bangun dengan sendirinya. Saat tidur, posisi tubuh beliau menghadap ke arah kanan sambil berzikir kepada Allah SWT hingga terlelap. Rasulullah SAW juga tidak tidur dalam keadaan perut kenyang, beliau memastikan tidak ada makanan atau minuman berlebih di dalam tubuhnya sebelum tidur, seperti yang diutarakan Muhammad Ismail Al Jawisy dalam bukunya Nabi Muhammad Sehari-hari.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

“Wallahu a’lam bishawab” 

 “Dan Allah Maha Mengetahui (kebenaran yang) sesungguhnya”. 

Arventza Martins

Recent Posts

Sang Arsitek Mimpi: Kisah Humanis B.J. Habibie, Ilmuwan dengan Hati yang Melayani

PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…

3 months ago

Bukan Instan, Tapi Bertahap: Panduan Membangun Diri Sejati yang Lebih Kuat

PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…

4 months ago

Kepemimpinan Sejati: Lebih dari Sekadar Jabatan, Ia Adalah Hati yang Melayani

ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…

4 months ago

Membangun Fondasi Kesuksesan: Kekuatan Kebiasaan yang Baik

PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…

4 months ago

Melestarikan Budaya: Aksi Humanis Melindungi Jiwa Kolektif

PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…

4 months ago

keislaman Humanis: Membumikan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…

4 months ago