Dawuh Kyai/Progresif TV
PROGRESIF EDITORIAL – Kebahagiaan, sebuah konsep yang telah lama menjadi subjek diskusi berbagai disiplin ilmu, ternyata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kesehatan mental. Memahami makna kebahagiaan serta dampaknya terhadap kesehatan mental dapat memberikan pandangan baru mengenai cara kita menjaga kesejahteraan diri.
KH Agoes Ali Masyhuri menyebut bahwa kunci untuk hidup bahagia terletak pada perubahan pola pikir. Mengubah pikiran negatif menjadi positif dapat menciptakan realitas yang lebih baik. Pikiran yang baik akan membawa kesuksesan dan keberkahan dengan bimbingan Allah SWT dan Rasulullah.
“Pikiran yang cerah dan optimis dapat membawa keberhasilan dalam hidup. Kita harus belajar untuk selalu berpikir positif agar mendapatkan kebaikan. Kekuatan doa dan keyakinan pada Allah sangat berpengaruh dalam mencapai tujuan. Dengan niat yang baik, Allah akan memberikan pertolongan dan kebaikan, bersyukur dan lihatlah sisi baik dalam kehidupan kita”
Menurutnya, Kebahagiaan dalam hidup dapat dicapai dengan mengikuti petunjuk Allah SWT dan Rasulullah SAW, serta berinvestasi dalam kehidupan setelah mati.
Gus Ali juga menekankan bahwa rasa syukur kepada Allah merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Dengan bersyukur, kita dapat memperoleh lebih banyak berkah dan kebaikan dalam hidup ini. Sebaliknya, ketidaksyukuran bisa mendatangkan bencana dan hukuman yang menyakitkan. Oleh karena itu, kita perlu terus meningkatkan rasa syukur kita agar bisa mendapatkan berkah yang berlipat ganda.
Dalam Quran, Surah Ibrahim ayat 7 mengajarkan bahwa dengan bersyukur, Allah akan menambah nikmat-Nya, sedangkan mengingkari nikmat tersebut dapat mengundang siksa. Ini menjadi peringatan bagi kita untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan, baik saat senang maupun saat sulit.
وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ
Artinya: (Ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), sesungguhnya azab-Ku benar-benar sangat keras.”
Kekurangan rasa syukur tidak hanya memengaruhi diri kita sendiri, tetapi juga bisa berdampak buruk pada alam dan lingkungan sekitar. Bencana alam yang sering terjadi bisa dilihat sebagai akibat dari kurangnya kesadaran kita dalam bersyukur dan menjaga apa yang telah Allah berikan.
Selain itu, menjaga kesehatan mental dan fisik juga sangat penting untuk mencapai kebahagiaan dalam hidup. Tidur yang cukup, senyum yang tulus, dan rasa syukur yang mendalam adalah kunci untuk meraih kesejahteraan. Dengan menjaga keseimbangan ini, kita dapat menikmati hidup yang lebih bermakna dan bahagia. Lalu apa saja kiat – kita cerdas dan pola hidup untuk meraih kebahagiaan dunia dan akhirat ala Gus Ali, simak ulasannya:
Saksikan kajian rutin senin KH Agoes Ali Masyhuri, eksklusif hanya di Progresif TV!
PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…
PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…
ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…
PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…
PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…
PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…