Home Seputar Islam Gus Dur dan Darah Murni Muassis Nahdlatul Ulama

Gus Dur dan Darah Murni Muassis Nahdlatul Ulama

by Abdul Wahid Tamimi

Seperti yang kita tahu bahwa KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sangat dihormati oleh masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim dan warga Nahdliyin. Gus Dur dikenal memiliki ide yang melampaui jangkauan orang biasa.

Gus Dur pernah menduduki berbagai jabatan tertinggi. Mulai dari Ketua Umum Nahdlatul Ulama hingga Presiden Republik Indonesia. Gus Dur menjadi nama yang tak boleh dilewatkan ketika membicarakan sejarah modern Indonesia.

Kita semua tahu bahwa Gus Dur adalah cucu pendiri Nahdlatul Ulama, KH. Muhammad Hasyim Asy’ari. Tapi, tahukah kamu bahwa darah para pendiri Nahdlatul Ulama lainnya juga mengalir di dalam darah Gus Dur?.

Gus Dur adalah putra dari KH. Abdul Wahid Hasyim dan Hj. Solichah Bisri Syansuri. Nenek Gus Dur dari pihak ibu adalah Hj. Chodidjah Hasbullah, adik dari KH. Abdul Wahab Hasbullah. Sehingga, Gus Dur secara tak langsung merupakan cucu keponakan dari KH. Abdul Wahab Hasbullah.

Darah suci 3 pendiri utama Nahdlatul Ulama tersebut tak ayal membuat Gus Dur tumbuh menjadi pribadi yang mencerminkan keagungan organisasi yang berdiri sekitar 100 tahun yang lalu tersebut. Ditambah dengan pendidikan yang mumpuni, Gus Dur akhirnya senantiasa mengemukakan ide cemerlang yang memajukan umat dan bangsa.

Baca Juga:  Najis dalam Islam: Perspektif Kecil, Banyak, Ain, dan Bekas

Related Posts

Leave a Comment