Habib Muhammad Anis bin Alwi bin Ali bin Muhammad al-Habsyi lahir di Garut pada tanggal 5 Mei 1928. Ia merupakan cucu dari Habib Ali bin Muhammad al-Habsyi, pencipta Maulid Simthu-ad-Durar. Ayahnya, Habib Alwi, pindah ke Indonesia dan menikahi Syarifah Khadijah as-Segaf yang kelak menjadi ibu Habib Anis.
Pada 1937, keluarga Habib Anis pindah ke Solo dan menempati rumah di Gurawan. Habib Alwi mendirikan Masjid Riyadh di samping rumahnya yang hingga saat ini kokoh berdiri dan ramai dikunjungi umat. Selain itu, Haul Solo juga mulai diadakan untuk memperingati Habib Ali.
Sejak kecil, Habib Anis menerima pendidikan tinggi dari kedua orangtuanya. Ia bersekolah di Madrasah ar-Ribathah. Hingga akhirnya, ia tumbuh menjadi pria yang berilmu dan bertata krama luhur.
PROGRESIF EDITORIAL - Dalam ibadah harian, dzikir atau mengingat Allah merupakan amalan ringan yang memiliki…
PROGRESIF EDITORIAL - Kehidupan seorang santri tidak hanya diisi dengan hafalan dan kajian kitab, tetapi…
PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 10 November, seluruh Indonesia mengheningkan cipta, bukan sekadar untuk upacara…
PROGRESIF EDITORIAL - Berinteraksi dengan orang yang lebih tua, terutama dalam konteks ajaran Islam, bukan…
PROGRESIF EDITORIAL - Penyebaran Islam di Nusantara (Indonesia) tidak hanya membawa perubahan keyakinan, tetapi juga…
PROGRESIF EDITORIAL - Bawang putih disebut dalam Al-Qur'an sebagai salah satu jenis makanan, yang secara…