Habib Anis mengemban tugasnya dengan sangat baik. Di tangannya, pamor Masjid Riyadh dan Haul Solo meningkat secara signifikan. Hal tersebut terjadi karena ia membumikan peringatan ini dengan mengajak masyarakat umum untuk turut berpartisipasi bersama.
Sebagai ulama, Habib Anis dikenal sebagai pria yang mengutamakan ilmu. Ia rajin menghadiri bedah buku karangan ulama tersohor. Selain itu, Habib Anis rela membeli laptop dan belajar mengetik agar ia bisa menyatat setiap ilmu baru.
Selain itu, Habib Anis juga tersohor akan keramahan, kesabaran, dan kedermawanannya. Senyum manis selalu terpancar dari raut wajah mulianya. Selain itu, ia tidak pernah mengeluarkan satu ucapan yang melukai hati seseorang maupun umat.
Diceritakan bahwa ketika istrinya meninggal, Habib Anis berusaha tidak larut dalam kesedihan dan duka. Ia masih berusaha mengajar dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat pada masyarakat.
Selain itu, Habib Anis juga gemar membagikan sarung setiap menjelang hari raya. Bahkan, ia tak segan-segan memberikan pada masyarakat non-muslim dengan harapan mereka akan mendapat hidayah.
ROGRESIF EDITORIAL - Sejarah masuknya Islam ke Nusantara selalu menarik untuk diulik, terutama ketika kita…
PROGRESIF EDITORIAL - Mempelajari kehidupan Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang spiritualitas dan akhlak, tetapi…
PROGRESIF EDITORIAL - Ketika sakit gigi menyerang, rasa nyeri yang hebat seringkali membuat kita bingung…
PROGRESIF EDITORIAL - Kekalahan telak di Perang Badar meninggalkan luka yang amat dalam bagi kaum…
PROGRESIF EDITORIAL - Batik itu lebih dari sekadar kain ia adalah seni berjalan dari Indonesia.…
PROGRESIF EDITORIAL - Siapa sih yang tidak kenal Ibnu Khaldun? Meskipun namanya mungkin tidak sepopuler…