Categories: Tokoh

Habib Anis Al-Habsyi, Sang Mutiara Agung dari Solo

Di usia remaja, Habib Anis mendirikan perusahaan batik. Sebagai pengusaha, ia dikenal sebagai pria yang sangat sabar dan dermawan bahkan di masa sulit.

Diceritakan bahwa ketika pabrik batik miliknya terbakar, Habib Anis tetap bersabar. Bahkan, ia mengumpulkan masyarakat yang membantunya memadamkan api dan membelikan mereka makanan.

Suatu saat, Habib Alwi meninggal saat menghadiri Walimah al-Ursy (acara pernikahan) di Palembang. Sehingga, Habib Anis yang kala itu usahanya sedang berjaya terpaksa mengalihkan urusannya dan menggantikan jabatan ayahnya sebagai Imam Besar Masjid Riyadh.

Habib Anis dijuluki oleh keluarganya sebagai pria muda yang berpakaian tua. Hal ini disebabkan karena ia masih berusia 25 tahun saat menggantikan ayahnya. Cukup muda bagi pria sebaya untuk mengemban tugas yang cukup berat seperti demikian.

Page: 1 2 3 4 5

Abdul Wahid Tamimi

Share
Published by
Abdul Wahid Tamimi

Recent Posts

Wayang: Perjalanan Abadi dari Roh Leluhur hingga Panggung Akulturasi

PROGRESIF EDITORIAL - Wayang bukan sekadar seni pertunjukan biasa; ia adalah cerminan panjang peradaban Nusantara.…

6 months ago

Sandi Rahasia Jumat: Menggenggam Cahaya Abadi dan Tameng dari Fitnah Akhir Zaman

PROGRESIF EDITORIAL - Hari Jumat bagi umat Muslim ibarat jendela emas menuju keberkahan. Salah satu…

6 months ago

Investasi Malam Terbaik: Mengapa Surah Al-Mulk Adalah “Perisai Tidur” bagi Setiap Muslim

PROGRESIF EDITORIAL - Malam adalah waktu di mana kita melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia dan…

6 months ago

Sumpah Pemuda: Bukan Sekadar Ikrar, Tapi Proklamasi Jiwa yang Menyatukan Nusantara

PROGRESIF EDITORIAL - Pada hakikatnya, Sumpah Pemuda bukanlah sekadar tiga poin ikrar yang dibacakan pada…

6 months ago

Jihad fi Sabilillah: Perjuangan Melawan Hawa Nafsu hingga Menegakkan Kebaikan

PROGRESIF EDITORIAL - Konsep Jihad fi Sabilillah (Arab: جهاد فِي سَبِيلِ اللَّهِ) sering kali disalahpahami,…

6 months ago

Semangat Santri di Tahun 2025: Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia

PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 22 Oktober, denyut semangat Hari Santri selalu terasa istimewa. Pada…

6 months ago