Sunnah Rawatib/Freepik
PROGRESIF EDITORIAL – Sholat sunnah rawatib merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sholat ini memiliki banyak keutamaan yang dijanjikan oleh Allah SWT bagi mereka yang mengerjakannya secara konsisten. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai keutamaan sholat sunnah rawatib, jenis-jenisnya, serta hikmah yang dapat dipetik dari melaksanakan ibadah ini.
Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum atau sesudah sholat fardhu (wajib). Sholat ini biasanya dilaksanakan dalam rangka menambah pahala dan kesempurnaan ibadah seseorang. Rawatib berasal dari kata “al-rawatib” yang berarti “yang senantiasa dilakukan secara teratur.” Dalam konteks sholat, istilah ini merujuk pada sholat sunnah yang selalu dikerjakan secara rutin dan berhubungan langsung dengan sholat fardhu.
Sholat sunnah rawatib memiliki banyak keutamaan, baik dalam kehidupan dunia maupun akhirat. Berikut adalah beberapa keutamaan yang dapat diperoleh dari melaksanakan sholat sunnah rawatib:
Sholat sunnah rawatib memiliki fungsi untuk menyempurnakan kekurangan yang mungkin terjadi dalam sholat wajib. Rasulullah SAW bersabda:
“Jika salah seorang dari kalian mengerjakan sholat fardhu, dan ia menyempurnakan sholatnya, maka hendaklah ia melaksanakan sholat sunnah rawatib sebagai penutup.”
(HR. Muslim, no. 728)
Hadis ini menunjukkan bahwa sholat sunnah rawatib berfungsi untuk menutupi kekurangan atau kesalahan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan sholat fardhu.
Melaksanakan sholat sunnah rawatib adalah salah satu cara untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:
“Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku sukai daripada apa yang Aku wajibkan atasnya, dan hamba-Ku senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunnah hingga Aku mencintainya.”
(HR. Bukhari, no. 6502)
Ini menunjukkan bahwa amalan sunnah, termasuk sholat rawatib, adalah salah satu cara untuk mendapatkan kecintaan Allah.
Sholat sunnah rawatib juga berfungsi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas sholat fardhu. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk tidak meninggalkan sholat sunnah rawatib, bahkan di saat-saat yang sulit sekalipun. Hal ini menunjukkan pentingnya sholat sunnah dalam menjaga kekhusyukan dan kelangsungan ibadah wajib.
Sholat sunnah rawatib berfungsi sebagai tambahan pahala yang dapat meningkatkan derajat seseorang di hadapan Allah. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang menjaga sholat sunnah rawatib, maka akan dibangun untuknya sebuah rumah di surga.”
(HR. Tirmidzi, no. 379)
Hadis ini memberikan gambaran tentang besarnya pahala yang bisa diperoleh bagi mereka yang menjaga sholat sunnah rawatib secara konsisten.
Sholat sunnah rawatib terdiri dari beberapa jenis yang dikerjakan sebelum dan sesudah sholat fardhu. Berikut adalah pembagian jenis sholat sunnah rawatib yang umum diketahui dalam berbagai mazhab:
Beberapa ulama juga mengategorikan sholat sunnah yang tidak terkait langsung dengan sholat wajib, seperti sholat tahajjud, dhuha, dan sholat tahiyatul masjid. Meskipun tidak termasuk dalam sholat rawatib, sholat-sholat ini juga sangat dianjurkan.
Melaksanakan sholat sunnah rawatib membawa banyak hikmah dan manfaat, baik di dunia maupun akhirat, di antaranya:
Sholat sunnah rawatib merupakan ibadah yang sangat penting dan memiliki banyak keutamaan. Dengan menjaga sholat sunnah rawatib, seorang Muslim dapat memperbaiki ibadahnya, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta memperoleh pahala yang berlipat ganda. Sholat ini bukan hanya menambah pahala, tetapi juga dapat memperbaiki kekurangan dalam sholat wajib.
Melaksanakan sholat sunnah rawatib adalah tanda kecintaan seorang hamba kepada Allah, dan merupakan cara untuk memperoleh tempat yang lebih baik di surga. Oleh karena itu, marilah kita berusaha menjaga sholat sunnah rawatib sebagai bagian dari amal ibadah kita sehari-hari.
Semoga Allah SWT memberi kemudahan bagi kita untuk selalu menjaga ibadah sholat kita, baik yang wajib maupun yang sunnah. Wallahu a’lam bish-shawab.
Sumber:
[1] https://baznas.go.id/artikel-show/Keutamaan-dan-Tata-Cara-Shalat-Sunnah-Rawatib-untuk-Mempererat-Hubungan-dengan-Allah/437
[2] https://fai.uma.ac.id/2024/02/02/manfaat-dan-keutamaan-shalat-rawatib-serta-sholat-sunnah-lainnya/
[3] https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5798224/5-keutamaan-sholat-sunnah-rawatib-yang-dianjurkan-rasulullah
[4] https://www.gramedia.com/literasi/shalat-sunnah-rawatib/
[5] https://www.behaestex.co.id/post/article/keutamaan-shalat-sunnah-rawatib-menjaga-koneksi-spiritual-dengan-allah
[6] https://nu.or.id/shalat/keutamaan-shalat-sunnah-rawatib-nhU1V
[7] https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-7104313/keutamaan-sholat-sunnah-rawatib-salah-satunya-dijauhkan-dari-api-neraka
[8] https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6197405/salat-sunnah-rawatib-dan-keutamaan-bagi-yang-mengerjakannya
[9] https://katadata.co.id/lifestyle/varia/642e66d731630/mengenal-8-keutamaan-shalat-sunnah-rawatib
[10] https://www.liputan6.com/hot/read/5549150/12-rakaat-salat-sunah-rawatib-kenali-waktu-niat-dan-keutamaannya
PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…
PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…
ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…
PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…
PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…
PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…