Categories: Tokoh

Mengenal Cucu Rasulullah Selain Hasan & Husain

PROGRESIF EDITORIAL – Sebagai umat Nabi Muhammad, kita harus mencintai para keluarga terutama keturunannya. Hal ini tertuang dalam sebuah hadis, yaitu:

من إصطنع لأحد من ولد عبد المطلب يدا فلم يكافئه بها في الدنيا فعلي مكافئته غدا يوم القيامة إذا لقيني

Barangsiapa yang memberi bantuan (kebaikan) kepada keturunan Abdul Muthollib akan tetapi dia (keturunan Abdul Muthollib) tidak bisa membalasnya di dunia, maka saya yang akan membalasnya di hari kiamat ketika orang itu bertemu denganku“. (HR At-Thabrani).

Seperti yang kita ketahui, bahwa Rasulullah memiliki cucu bernama Hasan dan Husain. Dari mereka jugalah keturunan Rasulullah berlanjut hingga sekarang. Namun, ternyata terdapat beberapa cucu selain 2 pemuda mulia tersebut. Siapa sajakah mereka?.

  • Ali bin Abu Al-Ash

Ali bin Abu Al-Ash adalah cucu Rasulullah dari Zainab dan Abu al-Ash bin Rabi. Ia lahir pada awal dekade pertama Hijriah namun wafat tak lama setelahnya.

  • Umamah binti Abu Al-Ash

Umamah binti Abu Al-Ash adalah saudara kandung Ali. Ia adalah salah satu cucu kesayangan Rasulullah.

Dikisahkan bahwa Rasulullah pernah memakaikan kalung di leher Umamah. Selain itu, Rasulullah pernah menggendong Umamah ketika shalat. Hal ini menjadi dasar diperbolehkannya menggendong anak dalam shalat.

Umamah dipinang Ali bin Abu Thalib setelah Fatimah meninggal dunia. Dari pernikahan tersebut, lahirlah Muhammad Al-Ausath dan Aun.

Setelah Ali wafat, Mughirah bin Naufal meminangnya. Dari pernikahan tersebut, lahirlah Yahya.

Umamah wafat pada tahun 50 Hijriah di masa Muawiyah bin Abu Sufyan.

  • Abdullah bin Utsman

Abdullah bin Utsman adalah cucu Rasulullah dari Ruqayyah dan Utsman bin Affan, Ia lahir di Abesinia 2 tahun sebelum hijrah. Sayangnya, ia wafat pada tahun 5 Hijriah di usia 6 tahun.

  • Zainab binti Ali

Zainab adalah cucu ketiga Rasulullah dari Fathimah dan Ali bin Abu Thalib. Ia lahir pada 5 Jumadil Awal tahun 5 Hijriah.

Zainab terkenal dengan kefasihannya dalam berbicara sehingga ia menjadi advokat wanita pertama di masa Islam. Ketika keluarga Nabi Muhammad ditawan setelah Perang Karbala, Zainab tampil sebagai juru runding. Karena kefasihan berbicaranya itulah, seluruh tawanan dapat dibebaskan.

Zainab dipinang Abdullah bin Ja’far bin Abu Thalib. Dari pernikahan tersebut, lahirlah Aun, Muhammad, Ali, Abbas, dan Ummu Kultsum.

Zainab wafat pada 15 Rajab tahun 62 Hijriah di masa Yazid bin Muawiyah.

  • Ummu Kultsum bin Ali

Ummu Kultsum adalah cucu keempat Rasulullah dari Fathimah dan Ali bin Abu Thalib. Ia lahir pada 18 Rabiul Awwal tahun 6 Hijriah.

Ummu Kultsum dikenal sebagai ibu negara dan bidan yang perhatian terhadap kaum miskin dan terpencil. Dikisahkan bahwa Ummu Kultsum membantu seorang Badui yang akan melahirkan di tengah malam hari.

Ummu Kultsum dipinang Umar bin Khattab. Dari pernikahan tersebut, lahirlah Zaid dan Ruqayyah.

Setelah Umar wafat, 3 bersaudara putra Ja’far bin Abu Thalib secara bergantian menjadi suaminya. Bahkan, Abdullah meminangnya setelah istrinya yang merupakan kakak Ummu Kultsum, Zainab, meninggal dunia. Namun, tiada seorangpun anak yang lahir dari 3 pernikahan tersebut.

Ummu Kultsum bersama putranya dibunuh oleh suku Adi bin Ka’b pada tahun 75 Hijriah di masa Yazid bin Muawiyah.

  • Muhsin bin Ali

Muhsin adalah putra bungsu Fathimah dan Ali bin Abu Thalib. Namun, ia tidak sempat lahir karena Fathimah keguguran akibat sakit yang dideritanya.

Demikian kisah tentang cucu Rasulullah selain Hasan dan Husain. Semoga dapat menambah wawasan dan kecintaan kita akan keluarga Rasulullah.

Amin ya rabbal alamin.

Abdul Wahid Tamimi

Share
Published by
Abdul Wahid Tamimi

Recent Posts

Sang Arsitek Mimpi: Kisah Humanis B.J. Habibie, Ilmuwan dengan Hati yang Melayani

PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…

3 months ago

Bukan Instan, Tapi Bertahap: Panduan Membangun Diri Sejati yang Lebih Kuat

PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…

4 months ago

Kepemimpinan Sejati: Lebih dari Sekadar Jabatan, Ia Adalah Hati yang Melayani

ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…

4 months ago

Membangun Fondasi Kesuksesan: Kekuatan Kebiasaan yang Baik

PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…

4 months ago

Melestarikan Budaya: Aksi Humanis Melindungi Jiwa Kolektif

PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…

4 months ago

keislaman Humanis: Membumikan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…

4 months ago