PROGRESIF EDITORIAL- Bagaimana hukum mengidolakan pemain bola non muslim? Saat ini sedang berlangsung Piala Dunia Qatar 2022. Pertandingan telah digelar sejak 20 November hingga 18 Desember 2022 mendatang.
Para bintang sepak bola banyak yang diidolakan oleh masyarakat Indonesia. Nama Lionel Messi, Mbappe, Giroud, Modric tak asing bagi pencinta bola tanah air. Tak jarang pula, masyarakat Indonesia yang mengidolakan para pemain bola tersebut.
Kemudian yang menjadi persoalan adalah bolehkah mengidolakan pemain sepak bola yang non muslim dalam Islam? Sebab kita tahu, kebanyakan para bintang-bintang di atas dari kalangan non muslim—yang berbeda agama—, dengan masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim.
Banyak ayat Al-Quran menyebut larangan perihal kedekatan khusus (muwalah) umat Islam dan nonmuslim terutama kafir harbi, misalnya Surat Ali Imran ayat 28 dan ayat 118, dan Surat Al-Maidah ayat 51 untuk menyebut sebagian.
Secara umum sebenarnya tidak ada hukum tunggal untuk hubungan umat Islam dan nonmuslim karena menimbang hubungan kedekatan yang seperti apa. Selain ayat larangan seperti di atas, ada juga ayat Al-Quran menerangkan kebolehan hubungan umat Islam dan nonmuslim (Surat Al-Mumtahanah ayat 8).
Page: 1 2
PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…
PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…
ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…
PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…
PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…
PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…