Musa adalah orang yang berani melawan kelaliman. Ia meminta masyarakat untuk melawan pemerintahan yang semena-mena. Darinya, muncul perang al-Fakh yang dipimpin oleh Husain bin Ali bin Hasan. Walaupun kalah, perang tersebut menjadi awal dari perjuangan panjangnya.
Di masa Khalifah Harun ar-Rasyid, terjadi genosida dan pengasingan zuriat Rasulullah. Keluarga Musa termasuk yang terdampak hal tersebut. Sehingga, Musa beserta keluarganya berhijrah ke Madinah untuk mengamankan jiwa dan harta dari kelaliman Harun.
Di sana, pamor Musa begitu melejit hingga mengalahkan Harun. Sehingga, Harun yang geram akan hal tersebut akhirnya mengajak berdebat. Musa yang cerdas akhirnya memenangkan perdebatan tersebut. Sehingga, namanya semakin tersohor di penjuru negeri.
PROGRESIF EDITORIAL - Wayang bukan sekadar seni pertunjukan biasa; ia adalah cerminan panjang peradaban Nusantara.…
PROGRESIF EDITORIAL - Hari Jumat bagi umat Muslim ibarat jendela emas menuju keberkahan. Salah satu…
PROGRESIF EDITORIAL - Malam adalah waktu di mana kita melepaskan diri dari hiruk-pikuk dunia dan…
PROGRESIF EDITORIAL - Pada hakikatnya, Sumpah Pemuda bukanlah sekadar tiga poin ikrar yang dibacakan pada…
PROGRESIF EDITORIAL - Konsep Jihad fi Sabilillah (Arab: جهاد فِي سَبِيلِ اللَّهِ) sering kali disalahpahami,…
PROGRESIF EDITORIAL - Setiap tanggal 22 Oktober, denyut semangat Hari Santri selalu terasa istimewa. Pada…