Harun akhirnya memenjarakan Musa di Penjara Sindi bin Syahik di Baghdad. Di sana, ia terus didesak untuk tunduk pada pemerintahan yang lalim. Namun, berulang kali juga ia menolak.
Sindi akhirnya membunuh Musa atas perintah Harun. Pembunuhan tersebut terjadi pada tahun 183 Hijriah. Musa tewas di usia yang sama dengan usia dimana Rasulullah meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Masjid al-Kadzimiah.
Musa menikah dengan wanita dari Mesir bernama Najma. Darinya, ia dikaruniai lebih dari 30 anak. Salah satunya adalah Ali ar-Ridha yang akan meneruskan perjuangan Musa melawan kelaliman.
ROGRESIF EDITORIAL - Sejarah masuknya Islam ke Nusantara selalu menarik untuk diulik, terutama ketika kita…
PROGRESIF EDITORIAL - Mempelajari kehidupan Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang spiritualitas dan akhlak, tetapi…
PROGRESIF EDITORIAL - Ketika sakit gigi menyerang, rasa nyeri yang hebat seringkali membuat kita bingung…
PROGRESIF EDITORIAL - Kekalahan telak di Perang Badar meninggalkan luka yang amat dalam bagi kaum…
PROGRESIF EDITORIAL - Batik itu lebih dari sekadar kain ia adalah seni berjalan dari Indonesia.…
PROGRESIF EDITORIAL - Siapa sih yang tidak kenal Ibnu Khaldun? Meskipun namanya mungkin tidak sepopuler…