Categories: Tokoh

Musa al-Kadzim, Ulama Penyabar dan Pemberani

Harun akhirnya memenjarakan Musa di Penjara Sindi bin Syahik di Baghdad. Di sana, ia terus didesak untuk tunduk pada pemerintahan yang lalim. Namun, berulang kali juga ia menolak.

Sindi akhirnya membunuh Musa atas perintah Harun. Pembunuhan tersebut terjadi pada tahun 183 Hijriah. Musa tewas di usia yang sama dengan usia dimana Rasulullah meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Masjid al-Kadzimiah.

Musa menikah dengan wanita dari Mesir bernama Najma. Darinya, ia dikaruniai lebih dari 30 anak. Salah satunya adalah Ali ar-Ridha yang akan meneruskan perjuangan Musa melawan kelaliman.

Page: 1 2 3 4 5

Abdul Wahid Tamimi

Recent Posts

Dua Bersaudara di Gerbang Nusantara: Kisah Samudera Pasai dan Perlak, Perebutan Gelar Kerajaan Islam Pertama

ROGRESIF EDITORIAL - Sejarah masuknya Islam ke Nusantara selalu menarik untuk diulik, terutama ketika kita…

7 months ago

Meneladani Resep Hidup Sehat: Makanan Favorit Nabi Muhammad SAW yang Kaya Manfaat

PROGRESIF EDITORIAL - Mempelajari kehidupan Nabi Muhammad SAW bukan hanya tentang spiritualitas dan akhlak, tetapi…

7 months ago

Resep Sehat dari Dapur dan Sunnah: Mengatasi Sakit Gigi dengan Garam, Cengkeh, dan Kekuatan Doa

PROGRESIF EDITORIAL - Ketika sakit gigi menyerang, rasa nyeri yang hebat seringkali membuat kita bingung…

7 months ago

Pertempuran Uhud: Ketika Ketaatan Diuji dan Hati Dipecah

PROGRESIF EDITORIAL - Kekalahan telak di Perang Badar meninggalkan luka yang amat dalam bagi kaum…

7 months ago

Batik: Warisan Indonesia yang Memeluk Dunia

PROGRESIF EDITORIAL - Batik itu lebih dari sekadar kain ia adalah seni berjalan dari Indonesia.…

7 months ago

Sang Bapak Historiografi dan Sosiologi: Mengenal Ibnu Khaldun dan Muqaddimah

PROGRESIF EDITORIAL - Siapa sih yang tidak kenal Ibnu Khaldun? Meskipun namanya mungkin tidak sepopuler…

8 months ago