Categories: Tokoh

Ratu Mas Blitar, Sufi dan Nenek Para Raja

PROGRESIF EDITORIAL – Nama Blitar beberapa tahun ini lekat dengan pendidikan agama Islam, mulai dari yang merakyat seperti KH. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) hingga yang sesat seperti Syamsuddin. Namun, hal itu ternyata sudah dibangun sejak Mataram Islam. Sosok yang berjasa itu bahkan menurunkan para penguasa Mataram. Dialah Ratu Mas Blitar.

Ratu Mas Blitar berasal dari keluarga Adipati Madiun dan Blitar yang darahnya mengalir hingga Sultan Trenggana, Sultan Demak ke-3 dan cucu Raden Patah. Sejak kecil, ia mendapat pendidikan agama dan formal yang mumpuni. Bahkan, ia menjabat sebagai Bupati Madiun dengan gelar Retno Dumilah II.

Setelah dipinang Pakubuwono I, Ratu Mas Blitar mencetuskan pendidikan sufistik pada keluarga dan rakyat Mataram. Ia juga menulis beberapa suluk seperti Serat Iskandar, Serat Yusuf, dan Kitab Usulbiyah. Tak hanya itu, Ratu Mas Blitar secara eksplisit menyerang keluarga keraton yang berpihak pada Belanda. Hal ini terjadi ketika ia menentang pengangkatan Pangeran Suryaputra sebagai raja dan memilih Pangeran Purbaya atau Pangeran Blitar yang anti-Belanda.

Dari rahim Ratu Mas Blitar, lahir Amangkurat IV yang menurunkan 4 raja Mataram Islam, yaitu Kartasura (Pakubuwono II), Mangkunegara (Mangkunegara I), dan Jogjakarta (Hamengkubuwono dan Pakualam I). Dengan ini, ia merupakan nenek para penguasa Jawa. Ratu Mas Blitar wafat pada 1732 di usia 75 tahun dan dimakamkan di Jogjakarta. Semoga kita semua mendapat berkahnya.

Abdul Wahid Tamimi

Recent Posts

Sang Arsitek Mimpi: Kisah Humanis B.J. Habibie, Ilmuwan dengan Hati yang Melayani

PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…

3 months ago

Bukan Instan, Tapi Bertahap: Panduan Membangun Diri Sejati yang Lebih Kuat

PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…

4 months ago

Kepemimpinan Sejati: Lebih dari Sekadar Jabatan, Ia Adalah Hati yang Melayani

ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…

4 months ago

Membangun Fondasi Kesuksesan: Kekuatan Kebiasaan yang Baik

PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…

4 months ago

Melestarikan Budaya: Aksi Humanis Melindungi Jiwa Kolektif

PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…

4 months ago

keislaman Humanis: Membumikan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…

4 months ago