PROGRESIF EDITORIAL– Dunia kebaharian sejatinya harus berterimakasih kepada Ibnu Majid. Dialah penemu alat navigasi canggih pada masanya (kompas) dengan 32 arah mata angin. Kompas buatan Ibnu Majid lebih canggih dibandingkan dengan yang dibuat sebelumnya oleh orang Mesir dan Maroko. Bahkan, ketika dia bertemu para pelaut dari Protugis dan memperlihatkan kompas buatannya, orang-orang Portugis itu mengaku belum pernah melihat sebelumnya.
Ibnu Majid bernama lengkap Sihabuddin Ahmad bin Majid bin Muhammad bin Amr ad-Duwaik bin Yusuf bin Hasan bin Abi Ma’lak as-Sa’di bin Ar-Raka’ib and-Najdi. Ia hidup pada abad ke-9 Hijriyah/15 Masehi.
Ibnu majid merupakan seorang Navigator dan kartografer arab di Julfar (Sekarang berubah menjadi kota Ras Al Khaimah , Uni Emirat Arab ).
Dia berasal dari Bani Tamim, salah satu kabilah yang terdapat di provinsi Najed, Arab Saudi. Keluarganya sampai sekarang dikenal dengan julukan anak nahkoda. Bapak dan Kakeknya adalah pelaut dan nahkoda terkenal pada masanya.
Ibnu Majid telah mendapatkan pendidikan agama dan bahasa pada masa kecilnya. Dia belajar ilmu matematika Arab dan India, ilmu menentukan waktu, geografi, dan astronomi.
PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…
PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…
ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…
PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…
PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…
PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…