Categories: Seputar Islam

Mengenal Nabi Khidir AS, yang Disebut Masih Hidup hingga Kini

Nabi dan Rasul merupakan utusan Allah SWT untuk umat manusia agar selalu beriman dan menghindari sesuatu yang telah dilarang oleh Allah SWT. Dan sudah yang kita ketahui bahwa utusan nabi terakahir bagi seluruh umat manusia adalah nabi Muhammad SAW. Setelah nabi Muhammad SAW wafat, posisi nya pun digantikan oleh para sahabat yang lebih dikenal sebaagai zaman ke Khalifah ataupun Amirul Mukminin.

Tapi semua orang jarang yang tahu bahwa masih ada sosok nabi yang masih diprcaya hidup hingga saat ini yakni nabi Khidir. Iya suddah tidak heran bahwa nabi Khidir tidak terlalu dikenal oleh umat Muslim karena bukan 25 nabi yang harus diingat, jadi siapa sih nabi Khidir nih? Dikutip dari buku Menyimak Kisah dan Hikmah Kehidupan Nabi Khidir, beliau adalah Balya Putra Malkan. Artinya, Nabi Khidir merupakan keturunan Nabi Nuh AS dari jalur Sam, dengan Kunyah Abul Abbas. Nama nabi Khidir berasal dari kata Al-Khidr yang artinya adalah seseorang yang hijau.

Nabi Khidir pernah diceritakan pada ayat Al-Qur’an atau Hadis sahih, nabi Khidir juga terkenal dengan seorang hamba Allah SWT yang senang menebar ilmu agama. Hal tersebut terdapat dalam surah Al Kahfi, dimana isi ayatnya dimulai dari cerita nabi Musa AS, yaitu:

“Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya: “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan-jalan sampai bertahun-tahun.” (QS. al-Kahfi: 60)

Nabi Khidir memiliki mukjizat mengubah alam yang artinya ialah mengubah tanah gersang menjadi hijau subur. Kisah ini berawal dari nabi khidir Ketika duduk di tanah gersang ataupun di atas kayu, berubah menjadi tempat penuh rumput dan pohon.

Farrel Dimas Saputra

Share
Published by
Farrel Dimas Saputra

Recent Posts

Sang Arsitek Mimpi: Kisah Humanis B.J. Habibie, Ilmuwan dengan Hati yang Melayani

PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…

4 months ago

Bukan Instan, Tapi Bertahap: Panduan Membangun Diri Sejati yang Lebih Kuat

PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…

4 months ago

Kepemimpinan Sejati: Lebih dari Sekadar Jabatan, Ia Adalah Hati yang Melayani

ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…

4 months ago

Membangun Fondasi Kesuksesan: Kekuatan Kebiasaan yang Baik

PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…

4 months ago

Melestarikan Budaya: Aksi Humanis Melindungi Jiwa Kolektif

PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…

4 months ago

keislaman Humanis: Membumikan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…

4 months ago