Categories: Tokoh

Ibnu Batutah, Sang Pengarung Samudera Muslim Asal Maroko

PROGRESIF EDITORIAL– Ibnu Batutah atau Muhammad bin Batutah yang bernama lengkap Abu Abdullah Muhammad bin Abdullah Al-Lawati At-Tanji bin Batutah adalah seorang alim (cendekiawan) Maroko yang pernah berkelana ke berbagai pelosok dunia pada Abad Pertengahan. Ia dilahirkan pada 24 Februari 1304 M di Kota Tangier.

Ia bekerja sebagai qadi, hakim untuk sultan dan kaisar, perjalanannya adalah percampuran ibadah, bisnis, petualangan, dan mengejar ilmu. Dia kembali ke kota asalnya tiga dekade kemudian dan menceritakan kisah tentang negeri yang jauh dan eksotis yang telah dia pijak.

Dalam jangka waktu tiga puluh tahun, Ibnu Batutah menjelajahi sebagian besar Dunia Islam dan banyak negeri non-Muslim, termasuk Afrika UtaraTanduk AfrikaAfrika BaratTimur TengahAsia TengahAsia TenggaraAsia Selatan, dan Tiongkok.

Pada tahun 1325 M, ketika berusia 21 tahun, dia meninggalkan kampung halamannya menuju Mekkah, untuk menunaikan ibadah Haji. Selain itu, ia juga pergi berkelana untuk mempelajari Islam lebih dalam lagi. Selama 29 tahun, Ibnu Battutah telah berkelana ke lebih dari 40 negara. Kisah-kisah perjalanannya itu kemudian ditulis menjadi sebuah buku berjudul Rihla.

Dalam buku Rihlah, yang berisi kisah perjalanan dan ditulis oleh Ibnu Batutta, disebutkan bahwa ia telah mengikuti kuliah dan menerima ijazah dengan lebih dari 14 guru yang berbeda-beda.

Dikutip dari buku Rihla, Ibu Battutah pergi pertama kali untuk menunaikan ibadah haji. Dalam Rihla, ia menggambarkan ia pergi berkelana, sendirian. “Aku memulai perjalanan itu sendirian, tanpa ada rekan musafir yang menemani perjalanan, atau karavan pedagang tempat aku bisa menemukan keceriaan,” tulis Ibnu Battutah saat menggambarkan kisah awal mula perjalanannya dalam Rihla. “Namun dalam diriku bersemayam gejolak dan hasrat luar biasa, yang mendorongku untuk terus berjalan menuju Tanah Suci,” tulis dia. 

Semoga Tulisan ini dapat menambah wawasan anda tentang tokoh-tokoh Muslim, Sekian terima kasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Editor: Indah Nurlaeli

Farrel Dimas Saputra

Share
Published by
Farrel Dimas Saputra

Recent Posts

Sang Arsitek Mimpi: Kisah Humanis B.J. Habibie, Ilmuwan dengan Hati yang Melayani

PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…

4 months ago

Bukan Instan, Tapi Bertahap: Panduan Membangun Diri Sejati yang Lebih Kuat

PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…

4 months ago

Kepemimpinan Sejati: Lebih dari Sekadar Jabatan, Ia Adalah Hati yang Melayani

ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…

4 months ago

Membangun Fondasi Kesuksesan: Kekuatan Kebiasaan yang Baik

PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…

4 months ago

Melestarikan Budaya: Aksi Humanis Melindungi Jiwa Kolektif

PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…

4 months ago

keislaman Humanis: Membumikan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…

4 months ago