Home Seputar Islam Inilah Tata Cara Makan Minum Sesuai Anjuran Rasulullah!

Inilah Tata Cara Makan Minum Sesuai Anjuran Rasulullah!

by Farrel Dimas Saputra

PROGRESIF EDITORIAL – Ketika kita akan memulai hari pastinya kita mengisi tubuh kita dengan energi dari makan dan minum. Namun kurang memperhatikan dampak bagi kesehatan karena makan dan minum sesuka hati.

Seorang muslim memiliki tata cara makan dan minum tersendiri dalam agama islam, tentunya yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW yang ternyata memiliki manfaat yang sangat bermanfaat!

Pertama, Cara Rasulullah Makan Menggunakan Tangan

Mengikut cara Rasulullah SAW sebelum beliau makan, Rasulullah SAW akan mengambil sedikit garam menggunakan jari kecil, lalu Rasulullah SAW akan menghisap garam tersebut.

Kemudian barulah Rasulullah makan makanan tersebut. Mengapa?

Karena kedua belah tangan mengeluarkan 3 macam enzim, tetapi konsentrasi di tangan kanan kurang sedikit dari yang kiri. Ini karena enzim yang ada di tangan kanan itu merupakan enzim yang dapat menolong proses pertama pencernaan.

Mengapa menghisap garam?

Karena garam adalah sumber mineral dari tanah yg diperlukan oleh badan kita. Dua cecah garam dari jari itu sama dengan satu liter air mineral. Manusia berasal dari tanah maka lumrahnya bahan yang asal dari bumi (tanah) inilah yang paling bermanfaat untuk manusia.

Kenapa garam? Selain sumber mineral, garam juga adalah penawar yang paling mujarab bagi keracunan, langkah awal yang dilakukan jika keracunan adalah dengan memberi Sodium chloride, yaitu garam. Garam juga dapat menghalang sihir dan makhluk-makhluk gaib yang ingin mengganggu manusia.

Kedua, Cara Rasulullah Mengunyah Makanan

Rasulullah SAW akan mengunyah sebanyak 40 kali untuk membiarkan makanan itu benar-benar lumat agar perut mudah mencerna makanan tersebut.

Ketiga, Membaca Basmalah

Membaca basmalah sebelum makan untuk menghindari penyakit. Karena bakteri dan racun membuat perjanjian dengan Allah SWT, apabila basmalah dibaca maka bakteri dan racun akan musnah dari sumber makanan tersebut.

Keempat, Cara Rasulullah minum

Tidak minum berdiri walaupun makruh, tetapi makruh yang menghampiri kepada haram. Tidak minum dari bekas yang besar dan jangan bernafas sedang sedang minum. Apabila kita minum dari bekas yang besar, biasanya meneguk air dan dalam proses minum itu tentu akan bernafas dan menghembuskan nafas dari hidung. 

Baca Juga:  Tidur Seharian Saat Puasa, Bolehkah?

Karena apabila menghembuskan, maka akan mengeluarkan CO2 yaitu Carbon dioxide, yang mana bila bercampur dengan air H20, akan menjadi H2CO3, yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic.

Tidak meniup air yang panas, karena menimbulkan sebab yang sama. Kesunahan minum sesuai ajaran Rasulullah SAW yaitu dengan mengucap basmalah lalu meneguk air dan mengucap hamdalah setelahnya, cara tersebut dilakukan sebanyak 3 kali berurutan.

Related Posts

Leave a Comment