Dzun nurain sendiri memiliki makna pemilik dua cahaya karena Utsman bin Affan telah menikahi Ruqayyah dan Ummi Kultsum yang merupakan putri Nabi Muhammad SAW.
Mengutip buku Utsman bin Affan RA oleh Abdul Syakur, Allah SWT menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW agar Utsman bin Affan menikah dengan Ruqayyah. Namun, Utsman bin Affan dan Ruqayyah memiliki usia pernikahan yang singkat. Ruqayyah sakit keras dan wafat tak lama setelah keduanya hijrah ke Madinah.
Utsman bin Affan datang ke rumah Nabi Muhammad SAW karena sedang berduka. Ternyata di rumah Nabi terdapat Umar bin Khattab yang mengadukan Abu Bakar dan Utsman yang enggan menikahi Hafshah, putrinya.
Karena saat itu, Hafshah baru ditinggal suaminya yang gugur di medan perang, Khunais bin Hudzafah as-Sahmi. Mendengar penuturan sahabatnya itu, Rasulullah SAW bersabda:
“Akan menikahi Hafshah, seseorang yang lebih baik daripada Utsman, sedangkan Utsman akan menikah dengan wanita yang lebih baik daripada Hafshah.” (HR. Bukhari).
Ini menjadi awal mula Rasulullah SAW menikahkan putrinya dengan Utsman bin Affan karena wanita yang dimaksud dalam hadits ini ialah putri ketiga Rasulullah SAW, Ummi Kultsum.
Selain itu, dalam riwayat lain dikisahkan setelah bersedih ditinggal Ruqayyah istri tercintanya, Utsman bin Affan mendatangi kediaman Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah bertanya kepada Utsman: “Mengapa aku melihatmu susah dan bersedih hati”
Utsman bin Affan pun menjawab, “Wahai Rasulullah, adakah orang yang mendapatkan musibah sebagaimana yang menimpaku? Putri Rasulullah meninggal dunia ketika menjadi istriku. Terputuslah keturunanku dan terputus pula hubungan pertalian keluarga antara aku denganmu.”
