Arab University in Cairo, Egypt. Wood engraving after a drawing by Wilhelm Gentz (German painter, 1822 - 1890), published in 1869.
PROGRESIF EDITORIAL– Sebagian dari kalian mungkin merasa bahwa ulama dan cendekiawan pembangun peradaban Islam hanya dari orang Arab saja. Betul, kan?.
Memang, pusat awal peradaban Islam berada di Jazirah Arab. Tapi, bukan berarti hanya orang Arab yang bisa jadi ulama dan cendekiawan, lho!. Banyak sekali ulama dan cendekiawan dari luar Arab seperti Persia, India, Turki, bahkan dari Indonesia. Masyaallah, hebat sekali, ya!.
Hari ini, saya akan jelaskan sebagian dari ulama dan cendekiawan besar tersebut. Siapa saja, sih?.
PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…
PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…
ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…
PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…
PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…
PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…