Categories: OpiniSeputar Islam

Bagaimana Menghadapi Zuriat Rasulullah Yang Menyimpang?

Sebagai orang yang di darahnya mengalir darah suci kekasih Allah yang mulia, para habaib dituntut untuk menyamai leluhurnya. Mereka dituntut untuk menempuh pendidikan agama setinggi langit. Bahkan, tak jarang para bibit habaib muda dikirim menuju Yaman, Mesir, dan negara Arab lainnya untuk memperdalam ilmu agama.

Namun, mulianya nasab ternyata tak menjamin mereka menyamai leluhurnya. Tak ayal bila beberapa habaib seakan keluar dari jalan lurus yang telah ditempuh para leluhurnya. Mereka bergabung dengan kelompok Islam yang liberal, ekstrem, bahkan sesat.

Kontroversi yang dibuat oleh para habaib terkadang menimbulkan rasa benci dan rasa tidak hormat di antara masyarakat. Mereka bahkan membuat narasi untuk menjatuhkan harkat dan martabat para habaib. Parahnya, mereka yang sejak dulu menaruh benci pada Islam akhirnya muncul dan meneruskan penghinaan kepada Rasulullah, leluhur mereka yang suci dan mulia.

Padahal, tertera jelas di dalam kitab hadis Imam ath-Thabrani dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda:

لو أنّ رجلا صفن بين الركن والمقام وصلى وصام، ثمّ مات وهو مبغض لأهل بيت محمد صلى الله عليه وسلم ورضي عنهم دخل النار.

“Bila seorang pria berdiri antara Hajar aswad dan Maqam Ibrahim melakukan sholat dan puasa, kemudian meninggal dunia sedangkan ia membenci keluarga Rasulullah, maka ia pasti akan masuk neraka”.

Page: 1 2

Abdul Wahid Tamimi

Recent Posts

Sang Arsitek Mimpi: Kisah Humanis B.J. Habibie, Ilmuwan dengan Hati yang Melayani

PROGRESIF EDITORIAL - Bacharuddin Jusuf Habibie, atau yang lebih akrab disapa B.J. Habibie, adalah sosok…

4 months ago

Bukan Instan, Tapi Bertahap: Panduan Membangun Diri Sejati yang Lebih Kuat

PROGRESIF EDITORIAL - Perjalanan menuju diri yang lebih baik bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan, melainkan…

4 months ago

Kepemimpinan Sejati: Lebih dari Sekadar Jabatan, Ia Adalah Hati yang Melayani

ROGRESIF EDITORIAL - Apa yang membedakan seorang bos dari seorang pemimpin? Jawabannya terletak pada esensi…

4 months ago

Membangun Fondasi Kesuksesan: Kekuatan Kebiasaan yang Baik

PROGRESIF EDITORIAL - Kebiasaan yang baik adalah fondasi tak terlihat yang menopang struktur kehidupan yang…

4 months ago

Melestarikan Budaya: Aksi Humanis Melindungi Jiwa Kolektif

PROGRESIF EDITORIAL - Pelestarian budaya, dalam perspektif humanis, bukanlah sekadar tugas akademis atau museum, melainkan…

4 months ago

keislaman Humanis: Membumikan Nilai Rahmatan Lil ‘Alamin

PROGRESIF EDITORIAL - Keislaman humanis merupakan sebuah pemahaman dan praktik keberagamaan yang menekankan pada nilai-nilai…

4 months ago