PROGRESIF EDITORIAL – Kesehatan sering baru terasa berharga ketika sedang terganggu. Dalam Islam, kesehatan dipandang sebagai nikmat besar. Rasulullah pernah bersabda bahwa kesehatan dan waktu luang sebagai dua nikmat yang banyak dilalaikan manusia, sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhari. Kedua nikmat itu sering berlalu begitu saja tanpa dimanfaatkan.
Menjaga kesehatan termasuk bagian dari ajaran agama. Islam menganjurkan pola hidup sehat, mulai dari cara berpakaian, makan, dan minum yang tidak berlebihan. Allah berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 31:
وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ
“Makan serta minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)
Rasulullah juga memberi tuntunan dalam mengatur pola makan. Dalam hadis riwayat Ahmad, perut dibagi menjadi tiga bagian: sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk udara. Kesehatan menjadi sarana untuk terus beribadah kepada Allah. Dalam maqashid syariah, kesehatan dipandang sebagai bagian dari tujuan syariat, yaitu menjaga jiwa (hifzh an-nafs).
Pilar gaya hidup sehat dalam Islam, mencakup makanan yang halal dan baik (halalan thayyiban), kebersihan atau thaharah, puasa, istirahat yang cukup, olahraga, dan menjaga kesehatan mental. Semuanya bisa dijalankan lewat kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari.
Islam juga mengajarkan keseimbangan. Ibadah, bekerja, dan menjaga kesehatan berjalan beriringan, dan merawat tubuh menjadi bentuk tanggung jawab. Pola istirahat ikut diperhatikan. Menjauhi kebiasaan begadang yang tidak perlu merupakan ikhtiar nyata menjaga kesehatan fisik dan mental.
Kesehatan diupayakan lewat doa dan usaha. Selain berdoa, seseorang berusaha menerapkan pola hidup sehat, antara lain dengan menjaga pola makan, berat badan, dan aktivitas fisik. Pola hidup sehat ini juga dipandang sebagai salah satu bentuk syukur atas karunia kesehatan.
Kesehatan adalah nikmat yang perlu disyukuri, dan salah satu cara bersyukur adalah dengan menjaganya lewat makan secukupnya, bergerak, dan beristirahat dengan cukup.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentarSampaikan pandangan dan diskusi santun mengenai topik artikel ini.
Belum ada tanggapan untuk artikel ini. Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan dan berdiskusi secara santun.
Hapus Komentar?
Apakah Anda yakin ingin menghapus tanggapan ini? Tindakan ini tidak dapat dibatalkan.