Home Opini Pesantren Wajib Melawan Demoralisasi, Jangan Sampai Terbawa Arus!

Pesantren Wajib Melawan Demoralisasi, Jangan Sampai Terbawa Arus!

by Abdul Wahid Tamimi
Seorang santri sedang menyetorkan hafalan al-Quran pada gurunya.

Semakin lama, dunia semakin terpuruk dalam demoralisasi yang menjamur bersama dengan modernisasi dan globalisasi. Banyaknya kelaliman dan hilangnya rasa hormat antar manusia menjadi bukti zahir akan hal tersebut.

Apa, sih, demoralisasi itu?. Demoralisasi adalah penurunan moral individu atau masyarakat dalam lingkup sosial. Hal itu dapat ditandai dengan semakin banyaknya pelanggaran norma tertentu dan semacamnya.

Nah, kembali lagi ke topik. Kenyataan ini juga menjadi tantangan yang cukup berat bagi santri. Seperti yang kita ketahui, bahwa santri tidak hanya dikenal akan luasnya wawasan agama. Tapi, santri juga dikenal akan keluhuran tata krama.

Maka dari itu, santri seharusnya menjadi salah satu garda terdepan dalam melawan degradasi moral. Umat juga telah menaruh kepercayaan pada santri untuk melestarikan keluhuran tata krama.

Namun, apa yang saat ini terjadi jauh dari harapan. Semakin lama, justru semakin banyak santri yang kehilangan atau bahkan menghilangkan jati diri mereka yang seharusnya.

Jangankan ketika terjun di dalam masyarakat, di dalam pesantren saja terdapat banyak hal yang menunjukkan hilangnya citra kesantrian. Buktinya apa?.

Baca Juga:  Agama dengan logika, atau logika didasari Agama?

Related Posts

Leave a Comment